Tampilkan postingan dengan label Telekomunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Telekomunikasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Februari 2010

Jabal Magnet, Bukit Bermagnet

Jabal Magnet adalah sebuah bukit berbatuan yang mengandung magnet terletak di sekitar 30 km dari Kota Madinah. Sepertinya daerah ini memiliki medan magnet yang kuat. Penulis tidak melakukan penelitian, namun beberapa hal yang menarik terjadi di sini, termasuk kekuatan magnet yang mampu menarik kendaraan/bus yang kami tumpangi (di demonstrasikan oleh driver yang membawa bus tersebut).

Selain itu, beberapa kejadian lain yang bisa dilihat dan diperhatikan di sini adalah:
- Jarum Kompas jadi kacau, tidak menunjukan Utara-Selatan
- Data pada Ponsel bisa menghilang / terhapus
- Laju mobil sangat cepat ketika mendekati wilayah Jabal Magnet, seperti jalan menurun
- Laju mobil melambat ketika mobil menjauh dari Jabal Magnet dan suara mesin menjadi lebih menguat karena adanya tarikan perlambatan, sperti melewati tanjakan
Jika mobil di parker dekat Daerah Jabal Magnet maka akan jalan dengan sendiri karena tertarik oleh magnet
- Sampai sekarang Jabal Magnet banyak pengunjungnya baik oleh wisatawan asing, maupun penduduk Madinah dan sekitarnya. Beberapa Fasilitaspun dibangun di sini untuk mendukung kunjungan wisatawan.
Mungkinkah daerah ini bisa termasuk salah satu keajaiban dunia, atau dianggap sebagai sebuah fenomena alam biasa ?

Minggu, 07 Februari 2010

Paket Internet


Paket Internet
Originally uploaded by Jack Febrian Rusdi
Di sebelah kiri bawah terlihat salah satu kantor operator GSM telepon selular, STC. Penulis membeli sebuah simcard paket internet 2Giga, dengan masa penggunaan selama 1 bulan, seharga 100SR (sekitar 250rb Rupiah), sayangnya dengan simcard tsb handphone tidak bisa digunakan untuk menelpon, karena paket tersebut hanya untuk koneksi data.
Menariknya, karena ngomong-ngomong tentang Indonesia, penulis hanya diminta bayar setengah harga, istimewa dari dia, katanya. Padahal penulis sudah menanyakan ke berbagai tempat untuk dapat harga murah, ga dapat-dapat, ada saja jalannya.
Untuk handphone bagaimana? Ya udah, karena handphone yang digunakan untuk internet tidak bisa digunakan untuk menelpon, akhirnya beli handphone nokia yang murah, seharga 100 SR, atau sekitar 250rb rupiah. tombolnya ada tombol arabnya... :)
Berinternet pun plong... jeprat jepret sana sini, lalu langsung diupload! sehingga keluarga dan anak-anak di tanah air bisa melihat poto kedua orangtuanya langsung....

Sapulu Rial.. Sapulu Rial, Mura... Mura...!

Inilah salah satu tempat keluar Masjid Nabawi pada saat sholat selesai. Jalan ini menjadi begitu sempit karena banyak pedagang yang menjual berbagai macam barang.
Mereka tidak jarang mengeluarkan suara dengan lantang dengan menggunakan Bahasa Indonesia, "Sapulu Rial... Sapulu Rial... Mura... Mura.... Bagus... Bagus...." :)
Bagi Anda yang tertarik untuk membeli simcard untuk handphone, di sini cukup banyak pedagang yang menjual berbagai alternatif simcard, begitu juga dengan pulsa. Tinggal pilih!
Emas Putih, yang katanya terkenal? Dapat dibeli di sini. Tidak ada uang real (SR)?Tak usah risau, mereka siap menerima mata uang Rupiah, kok! :)

Lebih Murah Nelpon daripada SMS-an


Handphone
Originally uploaded by Jack Febrian Rusdi

Berdasarkan pengalaman, selama di Mekkah, Madinah, dan Jeddah, biaya pulsa untuk menelpon jauh lebih murah daripada SMS-an.
Penulis dengan istri lebih cenderung menelpon langsung, dari pada SMS-an selama di perjalanan haji ini.
Sebenarnya di negara kita juga sering ditemukan kasus yang sama. Bahkan dalam promosi mereka di negara kita sering didengar info, nelpon sesama operator Gratis, atau murah. Lha, apa bedanya? mereka juga melakukan hal tersebut di Mekkah sana.

Simcard GSM Indonesia atau Beli Di Mekah/Madinah?


Handphone
Originally uploaded by Jack Febrian Rusdi

Apa pertimbangannya? Menghemat uang? Mari kita bandingkan.

SIM CARD INDONESIA
What ever kartu anda dan apapun Operator penyedia layanan anda di tanah air, aturan tarifnya tidak jauh dari hal berikut:
- menerima telpon dari mana pun harus bayar, biaya internasional, pokoknya permenitnya mahal. Selama ini kalau kita terima telpon di tanah air tidak bayar, kan?
- mau nelpon, mahal. meskipun mau nelpon sesama kota di Arab Saudi. sebab logikanya operator Indonesia (telkomsel/indosat/axis, dll) kan harus bayar penyelenggara telekomunikasi yg disana juga, sehingga bayarnya double.
- SMS mahal, karena antar negara, meskipun cuma mau SMS kawan/istri di kamar sebelah.
- internet? wah, mahal. Saya sempat tanya ke Telkomsel sebelum berangkat, untuk mengaktifkan blackberry, saya dikenakan charge 150 rupiah perKB. Tidak disarankan untuk bawa/mengaktifkan blackberry waktu naik haji, kecuali fasilitas internetnya dimatikan. Kecuali juga kalau anda sanggup membayar jutaan rupiah waktu pulang ke tanah air.

SIM CARD DI MEKKAH/MADINAH
Bagaimana kalau beli simcard GSM di sana saja? Banyak operator yang menyediakan layanan serupa di sana. Penjual kartu pun banyak, termasuk pengisian pulsa.
- Jika anda menelpon kawan/pasangan anda dikenakan biaya lokal, tidak jauh dengan biaya nelpon kita spt di tanah air.
- Hindari menelpon internasional/ke Indonesia.
Lha, kalau mau kontak dengan keluarga, bagaimana?
Menelpon dari Mekah/Madinah ke tanah air tarifnya sekitar Rp.7000 - 15.000 per menitnya. Sanggup? lanjutkan!

TIPS HEMAT KONTAK DENGAN KELUARGA
Minta keluarga anda menelpon ke handphone anda melalui fasilitas VOIP, ingat menelpon dengan fasilitas VOIP, walaupun dari handphone ke handphone. Penulis sering mencoba, dengan mengisi pulsa Rp. 20,000 kami bisa berkomunikasi sekitar 18 menit. Puas dan hemat, kan? :)

Handphone GPS


Handphone
Originally uploaded by Jack Febrian Rusdi
Jika punya handphone yang memiliki fasilitas GPS, Penulis sangat menyarankan untuk membawa perangkat tersebut, install Google Maps pada handphone tersebut (Gratis kok).
Penulis secara tidak sengaja beberapa kali pernah diselamatkan oleh teknologi ini. Waktu kami pulang melempar jumrah di Mina, penulis melihat pada GPS kenapa kloter ini pulangnya semakin menjauh ya? ( 1 kloter kami beranggotakan sekitar 450 orang) Ternyata Kloter ini tersesat! Alhamdulillah GPS di handphone ini aktif dan posisi sebelumnya sudah di simpan, akhirnya kami selamat juga di daerah antah berantah.
Begitu juga pada saat kami pulang dari Masjidil Haram, Driver Bus yang kami tumpangi tidak mengenal jalan-jalan yang dilaluinya (tidak aneh, karena banyak driver dadakan yang diimpor dari daerah/negara lain pada saat musim haji ini), Driver tersebut beranggapan kami tahu jalan pulang. Sehingga Bus kami nyasar dan semakin menjauh dari tujuan. Alhamdulillah, GPS juga menyelamatkan kami, meskipun deg-deg-an karena batrai hp sudah low waktu itu :).

Jangan Lupa Bawa Handphone!


Handphone
Originally uploaded by Jack Febrian Rusdi
Banyak calon jemaah haji yang ragu untuk membawa handphone berkamera. Ternyata selama di Tanah Suci, saya lihat tidak ada masalah, intinya asal sopan dan pada tempatnya saja. Buktinya foto-foto dokumentasi ini umumnya penulis rekam dari handphone.
Bawalah handphone dengan fasilitas lengkap, dari pada bawa banyak alat elektronik terpisah spt hp, kamera, dst... Kenapa tidak bawa saja satu perangkat yang punya dua-duanya? Tinggal penggunaanya yang sopan dan ikuti aturan main yang berlaku :)

Sabtu, 06 Februari 2010

Penginapan di Asrama Haji Bekasi

Penginapan di Asrama Haji Bekasi. Satu Kamar diisi 8 orang, dengan tempat tidur bertingkat. Kamar mandi di dalam. Makanan dan sarapan disediakan.
Jika lapar karena jumlah makanan yang disediakan minim, juga tersedia kantin. Harganya? Lumayan selangit, harga hotel berbintang, kualitas makanan alakadarnya.
Fasilitas yang disediakan bermacam-macam diantaranya Jika ingin sholat, mesjid juga tersedia di dalam komplek ini.
Selain itu, di komplek asrama haji juga tersedia tempat penukaran uang, harganya kurang bagus. Mungkin memanfaatkan kecemasan orang sebelum berangkat. Ketika saya bandingkan nilai tukar Rupiah dengan Real pada Meoney Changer di Arab Saudi hampir sama saja dengan Money Changer di Bandung (saya juga membandingkannya dengan kurs yang ada pada Google). Jadi kalau tidak terlalu perlu tidak usah tukar Uang Rupiah anda di Wisma Haji ini. Kecuali kalau terpaksa, Banyak kok Money Changer di Arab sana, kalau masih ragu ya tukarkan saja di Bank atau Money Changer yang ada :)
Di sini juga banyak penawaran kartu GSM yang dilakukan oleh mereka yang mengambil stand. Dengan berbagai fasitilas khusus untuk jemaah haji. Penulis sempat searching di Internet untuk hal ini, waktu dihitung-hitung mendingan beli di Arab sana saja kartu GSMnya, jauh lebih murah. Ternyata prediksi tersebut benar juga :)