Ketersediaan air di sekitar jemaah cukup memadai, baik air minum biasa maupun air Zam-zam. Di halaman Masjid Nabawi, dapat ditemukan banyak tempat untuk mengambil air minum, lengkap dengan wadah plastik penampungnya. Sangat banyak para jamaah memanfaatkan fasilitas ini. Minum seperti dianjurkan oleh team kesehatan minimum 2 liter dalam satu hari. Supaya tubuh tidak kering dan asupan air ke dalam tubuh cukup.
Tampilkan postingan dengan label Air Zam-zam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air Zam-zam. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Februari 2010
Kandungan Air Zam-zam
Keberadaannya Air zam-zam merupakan suatu mu’jizat dari Allah Subhanahu Wata’ala. Air ini telah ada semenjak ribuan tahun yang lalu dan berasal dari daerah tandus. Air ini pun sudah dimanfaatkan sekian milyar umat manusia (Islam), air zam-zam ini masih eksis.
Penelitian panjang dari berbagai ahli dunia sepakat bahwa air ini adalah air yang menakjubkan. Cukup banyak fakta yang menyebutkan bahwa air ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit.
Rasulullah bersabda, “Air zam-zam adalah sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya” (HR. Ahmad)
Selain itu, diantara hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa air ini tidak pernah habis, meskipun dikuras air ini tetap mengalir terus. Tidak ada bakteri diantara celah-celah mengalirnya. Air zam-zam tesebut tidak mengandung satu jenis bakteri pun!! Murni dan bersih. Akan bisa terkontaminasi setelah dipindahkan pada bejana atau ember, maka polutan pun masuk kepadanya.
Air zam-zam merupakan keberkahan dari Allah Subhanahu Wata’ala, karena keberadaannya dalam wilayah Bakkah Mubarokah ( Makkah Al Mukarramah). Dan berdasarkan hasil penelitian para ahli air zam-zam mengandung mineral yang tidak tandingannya. Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam ini memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter.
Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zam-zam dapat dikelompokkan menjadi :
- Pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
- Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).
Air Zam-zam bukanlah air biasa. Air Zam-zam mempunyai kandungan tigapuluh unsur di dalamnya. Bahkan, Badan Kesehatan Internasional juga menegaskan bahwa Air Zam-zam benar-benar layak diminum dan sangat baik menurut standar kesehatan. Dr. Hamad Qadir al-Muhandis menyatakan: "Hasil analisis air Zamzam secara kimia menerangkan bahwa air Zamzam jernih, tidak berwarna, tidak berbau, mempunyai rasa aroma sedikit, dan kandungan hydrogen 7,5. Oleh karena itu, air tersebut menjadi alkali pada batasan tertentu. Dan, seluruh (kation dan ion) selain Natrium adapada ukuran yang tepat sesuai dengan standar kesehatan internasional.' Fakta membuktikan bahwa banyak penyakit yang dapat disembuhkan dengan air Zam-zam dengan izin Allah, seperti penyakit kanker, giWal, mata, luka, dan batu kemih. Semuanya tanpa operasi. Bahkan, pasien yang sudah dinyatakan secara medis tak dapat disembuhkan, berkat air Zam-zam penyakitnya sembuh. Buku ini merjelaskan keajaiban air Zamzam, cara pengobatan dengan air Zam-zam dan air secara umum. Cukup banyak cerita nyata yang tentunya kita dengarkan langsung dari mereka yang memanfaatkan air Zam-zam ini. Subhanallah.
“ Sebaik-baiknya air dipermukaan bumi ialah air zam zam, padanya terdapat makanan yang menyegarkan dan padanya terdapat penawar bagi penyakit”, Nabi Muhammad SAW (HR Ibnu Abbas RA)
Penelitian panjang dari berbagai ahli dunia sepakat bahwa air ini adalah air yang menakjubkan. Cukup banyak fakta yang menyebutkan bahwa air ini mampu menyembuhkan berbagai penyakit.
Rasulullah bersabda, “Air zam-zam adalah sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya” (HR. Ahmad)
Selain itu, diantara hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa air ini tidak pernah habis, meskipun dikuras air ini tetap mengalir terus. Tidak ada bakteri diantara celah-celah mengalirnya. Air zam-zam tesebut tidak mengandung satu jenis bakteri pun!! Murni dan bersih. Akan bisa terkontaminasi setelah dipindahkan pada bejana atau ember, maka polutan pun masuk kepadanya.
Air zam-zam merupakan keberkahan dari Allah Subhanahu Wata’ala, karena keberadaannya dalam wilayah Bakkah Mubarokah ( Makkah Al Mukarramah). Dan berdasarkan hasil penelitian para ahli air zam-zam mengandung mineral yang tidak tandingannya. Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam ini memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter.
Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zam-zam dapat dikelompokkan menjadi :
- Pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
- Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).
Air Zam-zam bukanlah air biasa. Air Zam-zam mempunyai kandungan tigapuluh unsur di dalamnya. Bahkan, Badan Kesehatan Internasional juga menegaskan bahwa Air Zam-zam benar-benar layak diminum dan sangat baik menurut standar kesehatan. Dr. Hamad Qadir al-Muhandis menyatakan: "Hasil analisis air Zamzam secara kimia menerangkan bahwa air Zamzam jernih, tidak berwarna, tidak berbau, mempunyai rasa aroma sedikit, dan kandungan hydrogen 7,5. Oleh karena itu, air tersebut menjadi alkali pada batasan tertentu. Dan, seluruh (kation dan ion) selain Natrium adapada ukuran yang tepat sesuai dengan standar kesehatan internasional.' Fakta membuktikan bahwa banyak penyakit yang dapat disembuhkan dengan air Zam-zam dengan izin Allah, seperti penyakit kanker, giWal, mata, luka, dan batu kemih. Semuanya tanpa operasi. Bahkan, pasien yang sudah dinyatakan secara medis tak dapat disembuhkan, berkat air Zam-zam penyakitnya sembuh. Buku ini merjelaskan keajaiban air Zamzam, cara pengobatan dengan air Zam-zam dan air secara umum. Cukup banyak cerita nyata yang tentunya kita dengarkan langsung dari mereka yang memanfaatkan air Zam-zam ini. Subhanallah.
“ Sebaik-baiknya air dipermukaan bumi ialah air zam zam, padanya terdapat makanan yang menyegarkan dan padanya terdapat penawar bagi penyakit”, Nabi Muhammad SAW (HR Ibnu Abbas RA)
Label:
Air Zam-zam,
Fakta Menarik,
Masjid Nabawi,
Masjidil Haram
Minum Zam-zam
Meminum Air zam zam menjadi satu amalan ibadah, dengan niat mengikuti anjuran Rasulullah. Diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Abbas, Aku pernah menyiapkan air zam zam untuk Rasulullah, kemudian beliau meminumnya sambil berdiri. Makruh hukumnya apabila dipergunakan untuk mencuci najis, atau dipakai untuk membersihkan hadast besar.
Air Zam-zam ini disunahkan untuk dibawa pulang ke negerinya bagi jamaah “penunai rukun Islam ke lima) yang memang berasal dari luar Negara Arab, dan Rasullulullah adalah orang pertama yang membawanya keluar kota Mekkah, yaitu ke Madinah. Mata Airnya tidak pernah kering, meskipun berjuta-juta umat manusia meminumnya setiap hari terutama pada musim ibadah Haji.
Pada waktu Rasululullah akan melakukan Sa’I, beliau meminum air zam zam sampai kenyang, kemudian menyiram kepalaNya dengan air zam zam. Banyak orang mengguyur dan membasahi kain (baju) ihram, kemudian direntang tanpa diperas agar kering sendiri, dan akan dipakai sebagai ‘Kafan” ( pembungkus mayat) kalau meninggal nanti.
Air Zam-zam selalu tersedia di Masjid Nabawi yang berjarak sekitar 450Km dari Mekah sebagai tempat asal air ini. Bisa dibayangkan, bagaimana air ini didistribusikan ke daerah tersebut, tentu peralatan canggih yang bisa melakukannya, sehingga jutaan umat yang ada bisa terpenuhi kebutuhannya untuk meminum air Zam-zam ini.
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi air Zam-zam menjadikan rasa dari air tersebut sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Air Zam-zam ini disunahkan untuk dibawa pulang ke negerinya bagi jamaah “penunai rukun Islam ke lima) yang memang berasal dari luar Negara Arab, dan Rasullulullah adalah orang pertama yang membawanya keluar kota Mekkah, yaitu ke Madinah. Mata Airnya tidak pernah kering, meskipun berjuta-juta umat manusia meminumnya setiap hari terutama pada musim ibadah Haji.
Pada waktu Rasululullah akan melakukan Sa’I, beliau meminum air zam zam sampai kenyang, kemudian menyiram kepalaNya dengan air zam zam. Banyak orang mengguyur dan membasahi kain (baju) ihram, kemudian direntang tanpa diperas agar kering sendiri, dan akan dipakai sebagai ‘Kafan” ( pembungkus mayat) kalau meninggal nanti.
Air Zam-zam selalu tersedia di Masjid Nabawi yang berjarak sekitar 450Km dari Mekah sebagai tempat asal air ini. Bisa dibayangkan, bagaimana air ini didistribusikan ke daerah tersebut, tentu peralatan canggih yang bisa melakukannya, sehingga jutaan umat yang ada bisa terpenuhi kebutuhannya untuk meminum air Zam-zam ini.
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi air Zam-zam menjadikan rasa dari air tersebut sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Label:
Air Zam-zam,
Masjid Nabawi
Langganan:
Postingan (Atom)



