Rabu, 10 Februari 2010
Pengumuman Berbahasa Indonesia
Dari diskusi di lapangan dengan bangsa Arab ini, tidak jarang mereka yang kenal dengan Indonesia, meskipun informasinya banyak yang sudah kadaluwarsa, tapi tetap salut kepada mereka.
Bangsa Indonesia dalam pelaksanaan haji ini cukup banyak yang diistimewakan oleh mereka, karena jemaahnya banyak yang tidak bermasalah. Pertahankan hal ini, karena secara tidak langsung kita juga membantu kemudahan untuk jemaah berikutnya yang datang ke tanah suci ini.
Minggu, 07 Februari 2010
Sapulu Rial.. Sapulu Rial, Mura... Mura...!
Mereka tidak jarang mengeluarkan suara dengan lantang dengan menggunakan Bahasa Indonesia, "Sapulu Rial... Sapulu Rial... Mura... Mura.... Bagus... Bagus...." :)
Bagi Anda yang tertarik untuk membeli simcard untuk handphone, di sini cukup banyak pedagang yang menjual berbagai alternatif simcard, begitu juga dengan pulsa. Tinggal pilih!
Emas Putih, yang katanya terkenal? Dapat dibeli di sini. Tidak ada uang real (SR)?Tak usah risau, mereka siap menerima mata uang Rupiah, kok! :)
Pedagang Kaki Lima
Tak bisa menggunakan bahasa mereka? pakai saja bahasa Indonesia, mereka cukup mengerti kok dengan tawar menawar dalam bahasa Indonesia, bahkan mereka sering berteriak, "Mura... Mura... Lima Real... Lima Real... " :)
Lebih menarik lagi, peci haji produksi Indonesia, hanya dijual 2SR, sekitar 5000 rupiah... Lebih murah dari pada kita beli di Indonesia :)
Pemondokan di Al Majd Season Hotel Madinah
Sambil menunggu pembagian kamar, dibagikan makan pagi, Alhamdulillah, menunya menarik, Nasi dengan dagingnya yang gede, buah segar, dan sayur. Jauh sekali dengan menu yang di Bekasi :)
Disamping itu, banyak sekali terlihat jemaah haji dari Indonesia. Terlihat dari jaket pengenal yang dikenakan mereka. Di hotel ini juga terlihat beberapa pengumuman yang dibuat dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Ternyata jemaah haji Indonesia itu memang banyak :)
Oh Madinah... Akhirnya kami sampai juga di sini...
Imigrasi Madinah
Langkah pertama yang harus dipersiapkan ketika masuk ke suatu negara adalah perlengkapan surat-surat imigrasi. Khusus untuk Jemaah Haji, harus di dukung dengan dokumen lain, yaitu buku kesehatan dan bukti vaksinasi. Semua harus lengkap, pemeriksaan di imigrasi ini ketat. Persiapkan dokumen pengenal anda biar tidak terjadi permasalahan.
Alhamdulillah hampir setiap jemaah haji dapat melewati proses ini, mengingat sebelumnya, pemerintah melalui panitia haji yang ditunjuk selalu mengawasi hal ini.
Kendala bahasa mulai dirasakan di sini, mengingat petugas yang mereka tunjuk adalah warga arab itu sendiri. Sepertinya mereka juga tidak terlalu bisa berbahasa Inggris, sehingga kita harus menggunakan berbahasa isyarat.
Menariknya, para petugas imigrasi ini ada kalanya menggunakan bahasa Indonesia, dan menyambut tamu Allah dari negara kita ini dengan hangat, meskipun sedikit dingin sebelum proses administrasi kita selesai dilaksanakan.





