Pintu An Nisa adalah pintu keluar dari mengunjungi makam Rasulullah, yang terletak di sebelah selatan bagian kiri Masjid Nabawi di Madinah.
Banyak orang yang berdoa dan bersyukur keluar dari Pintu ini, tidak jarang yang meneteskan air matanya, kerinduannya kepada Rasulullah serasa terobati. Ya, Allah... izinkan aku untuk kembali ke sana....
Tampilkan postingan dengan label Makam Nabi SAW. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makam Nabi SAW. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Februari 2010
Suasana Memasuki Raudah
Bisa dibayangkan, hampir seluruh jemaah yang datang ke Madinah ingin sholat di Raudah dan mengunjungi Makam Rasulullah. Untuk Sholat di Raudah, selain diperlukan kebersihan niat dan hati, juga diperlukan strategi. Termasuk dalam masalah waktu. Siang? Padat sekali. Banyak yang menyarankan ke sana jam tengah malam hingga menjelang subuh.
Jika berhasil memasuki daerah ini, sangat disarankan untuk mempertimbangkan orang lain. Sholat dan berdoalah seperlunya. Allah Maha Tahu kehendak hambanya.
Hati-hati salah doa, bisa-bisa nanti menjadi sirik. Penulis melihat beberapa umat yang sangat mengagungkan tempat ini, sampai mencium dll. Bisa-bisa nanti berdoa bukan kepada Allah, akhirnya berada di jalan yang sesat.
Jika berhasil memasuki daerah ini, sangat disarankan untuk mempertimbangkan orang lain. Sholat dan berdoalah seperlunya. Allah Maha Tahu kehendak hambanya.
Hati-hati salah doa, bisa-bisa nanti menjadi sirik. Penulis melihat beberapa umat yang sangat mengagungkan tempat ini, sampai mencium dll. Bisa-bisa nanti berdoa bukan kepada Allah, akhirnya berada di jalan yang sesat.
Label:
Madinah,
Makam Nabi SAW,
Masjid Nabawi
Babu Salam, Pintu Masuk Ke Makam Nabi
Banyak sekali jemaah yang ingin sholat di Raudah dan mengunjungi makam nabi, meskipun untuk ini hukumnya adalah sunah. Wajar saja, kalau sudah sampai di Masjid Nabawi/Nabi, tentu mereka juga merindukan untuk melihat Makam Nabi yang diagungkan itu, serta sholat di Raudah.
Salah satu pintu masuk ke Makam Nabi dan lokasi Raudah ini adalah di Pintu Babu Salam, yaitu pintu Masjid Nabawi paling Selatan sebelah kanan.
Untuk menuju makam nabi, bisa dilakukan berjalan pelan dan lewat saja. Jalan lurus di mesjid yang disediakan khusus untuk melihat Makam Nabi, masuk dari pintu Babu Salam, melintasi Makam Nabi, dan keluar di pintu An Nisa.
Sedangkan untuk memasuki daerah Raudah, begitu lewat pintu langsung belok kiri terus lurus sampai ketemu tangga Muadzin dan warna karpet putih. Cara masuk dari pintu ini sangat tidak disarankan kapanpun waktunya dan umumnya berdesak-desakan, antreannya panjang dan lama, bisa-bisa jemaah tidak bisa sholat arbain lengkap gara-gara antri mau ke Raudah dan Makam Nabi ini.
Salah satu pintu masuk ke Makam Nabi dan lokasi Raudah ini adalah di Pintu Babu Salam, yaitu pintu Masjid Nabawi paling Selatan sebelah kanan.
Untuk menuju makam nabi, bisa dilakukan berjalan pelan dan lewat saja. Jalan lurus di mesjid yang disediakan khusus untuk melihat Makam Nabi, masuk dari pintu Babu Salam, melintasi Makam Nabi, dan keluar di pintu An Nisa.
Sedangkan untuk memasuki daerah Raudah, begitu lewat pintu langsung belok kiri terus lurus sampai ketemu tangga Muadzin dan warna karpet putih. Cara masuk dari pintu ini sangat tidak disarankan kapanpun waktunya dan umumnya berdesak-desakan, antreannya panjang dan lama, bisa-bisa jemaah tidak bisa sholat arbain lengkap gara-gara antri mau ke Raudah dan Makam Nabi ini.
Label:
Madinah,
Makam Nabi SAW,
Masjid Nabawi
Raudah
"Di antara rumahku dan mimbarku adalah taman-taman surga dan mimbarku berada di atas telagaku", Sabda Rasulullah saw dalam hadis Bukhari dan Muslim.
Tempat ini merupakan daerah yang banyak menjadi incaran bagi para jemaah. Kenapa tidak, lokasi ini merupakan salah satu tempat yang dipercaya tempat didengarkannya doa-doa, alias tempat yang mustajab. Mencarinya gampang-gampang susah, begitu juga dengan memasuki lokasinya, perlu usaha, doa dan mengharapkan ridho Allah. Untuk bisa sholat dan berdo'a di Raudah, perlu kesabaran, apalagi pada saat musim Haji, karena banyak sekali jamaah yang ingin juga ke sana. Siang? Mm... padat banget. Disarankan ke sana antara jam 00 dinihari hingga menjelang shalat subuh.
Ciri yang paling gampang dari Raudah adalah warna karpetnya. Warna karpet Raudah putih kehijau-hijauan dan sangat berlainan dengan warna merah tua karpet Masjid Nabawi secara keseluruhan. Raudah secara fisik terletak disebelah kanan dari makam Rasulullah (kalau kita menghadap ke Selatan), ada Mihrab Nabi (dulu Rasulullah selalu jadi Imam di Mihrab ini, sekarang masih dipakai kalau sholat Jumat)), Mimbar Utama (kalau sholat Jumatan mimbar ini masih dipakai ceramah oleh Khatib) dan tangga menuju tempat Muadzin.
Tempat ini merupakan daerah yang banyak menjadi incaran bagi para jemaah. Kenapa tidak, lokasi ini merupakan salah satu tempat yang dipercaya tempat didengarkannya doa-doa, alias tempat yang mustajab. Mencarinya gampang-gampang susah, begitu juga dengan memasuki lokasinya, perlu usaha, doa dan mengharapkan ridho Allah. Untuk bisa sholat dan berdo'a di Raudah, perlu kesabaran, apalagi pada saat musim Haji, karena banyak sekali jamaah yang ingin juga ke sana. Siang? Mm... padat banget. Disarankan ke sana antara jam 00 dinihari hingga menjelang shalat subuh.
Ciri yang paling gampang dari Raudah adalah warna karpetnya. Warna karpet Raudah putih kehijau-hijauan dan sangat berlainan dengan warna merah tua karpet Masjid Nabawi secara keseluruhan. Raudah secara fisik terletak disebelah kanan dari makam Rasulullah (kalau kita menghadap ke Selatan), ada Mihrab Nabi (dulu Rasulullah selalu jadi Imam di Mihrab ini, sekarang masih dipakai kalau sholat Jumat)), Mimbar Utama (kalau sholat Jumatan mimbar ini masih dipakai ceramah oleh Khatib) dan tangga menuju tempat Muadzin.
Label:
Madinah,
Makam Nabi SAW,
Masjid Nabawi
Minggu, 07 Februari 2010
Makam Rasulullah, Green Dome
Makam Rasulullah terletak disudut Timur Masjid Nabawi yang dahulu disebut Maqshurah. Dahulu ditempat tersebut terdapat dua rumah, yaitu rumah Nabi SAW bersama Aisyah dan rumah Ali RA dengan Fatimah RA. Sejak Rasulullah wafat pada tahun 11 H (632 M) rumah Nabi SAW terbagi dua, yaitu bagian arah kiblat (selatan) untuk makam Nabi SAW dan yang bagian Utara untuk tempat tinggal Aisyah RA.
Pada tahun 678 H (1279 M) diatasnya dipasang Kubah Hijau (green dome) sampai sekarang. Jadi persis dibawah ‘green dome’ inilah jasad Rasulullah SAW di makamkan. Kubah tersebut satu-satunya kubah yang berwarna hijau, di sini juga terletak Raudah dekat makam Nabi Muhammad SAW yang dipercaya nantinya merupakan bagian dari taman di surga.
Jika jamaah berziarah ke makam Nabi SAW, maka akan berziarah pula ke makam dua sahabat beliau Abu Bakar RA (Khalifah I) dan Umar Ibnu Khattab RA (Kahalifah II) yang dimakamkan di sebelah makam Nabi SAW. Maka lokasi dimana dahulu terdapat rumah Nabi SAW yang kini dijuluki ‘makam 3 manusia mulia’. Setelah masjid Nabawi diperluas, makam tersebut dimasukkan kedalam bangunan Masjid.
Pada bangunan ini terdapat empat buah pintu :
- Pintu sebelah kiblat dinamakan At Taubah
- Pintu sebelah Timur dinamakan Fatimah
- Pintu sebelah Utara dinamakan Tahajjud
- Pintu sebelah Barat ke Raudah sudah ditutup.
Pada tahun 678 H (1279 M) diatasnya dipasang Kubah Hijau (green dome) sampai sekarang. Jadi persis dibawah ‘green dome’ inilah jasad Rasulullah SAW di makamkan. Kubah tersebut satu-satunya kubah yang berwarna hijau, di sini juga terletak Raudah dekat makam Nabi Muhammad SAW yang dipercaya nantinya merupakan bagian dari taman di surga.
Jika jamaah berziarah ke makam Nabi SAW, maka akan berziarah pula ke makam dua sahabat beliau Abu Bakar RA (Khalifah I) dan Umar Ibnu Khattab RA (Kahalifah II) yang dimakamkan di sebelah makam Nabi SAW. Maka lokasi dimana dahulu terdapat rumah Nabi SAW yang kini dijuluki ‘makam 3 manusia mulia’. Setelah masjid Nabawi diperluas, makam tersebut dimasukkan kedalam bangunan Masjid.
Pada bangunan ini terdapat empat buah pintu :
- Pintu sebelah kiblat dinamakan At Taubah
- Pintu sebelah Timur dinamakan Fatimah
- Pintu sebelah Utara dinamakan Tahajjud
- Pintu sebelah Barat ke Raudah sudah ditutup.
Label:
Fakta Menarik,
Madinah,
Makam Nabi SAW,
Masjid Nabawi
Langganan:
Postingan (Atom)





